7 Oktober 2024 - 10:37
Kehadiran Luas Rakyat Iran dalam Salat Jumat adalah Kebanggaan Nasional

Ayatullah Jawadi Amuli, dengan merujuk pada operasi Janji Sejati , menyatakan: "Setelah Operasi Janji Sejati yang pertama dan kedua, rakyat Iran, laki-laki dan perempuan dengan anak-anak mereka, semuanya mengatakan di tengah-tengah ancaman serangan Israel, "kami akan ikut serta dalam salat Jumat." Bahkan warga dari kota lain dalam jumlah besar juga berusaha untuk bergabung dalam salat Jumat yang megah, bukankah ini pengakuan atas hak-hak bangsa Iran?"

Menurut Kantor Berita Internasional Ahlulbait - ABNA - Ayatullah al-Udzma Jawadi Amuli dalam penyampaiannya dengan merujuk pada pelaksanaan salat Jumat yang megah minggu ini di Teheran, menyatakannya sebagai kebanggaan bangsa dan mengatakan: "Peristiwa kemarin adalah kebanggaan suatu bangsa."

"Dalam hadis disebutkan bahwa "السَّاکِتُ عَنِ الْحَقِّ شَیطانٌ أَخْرَسٌ"; siapa yang pada saat seharusnya mengatakan kebenaran tetapi tidak melakukannya, adalah setan yang bisu, siapa yang memiliki kekuatan untuk berdakwah tetapi tetap diam, di saat bahagia tidak membuat orang senang dan di saat duka tidak menghibur orang, inilah setan bisu, peristiwa kemarin adalah kebanggaan suatu bangsa, bangsa yang menghadapi bahaya itu semua datang ke medan dengan keluarga mereka, apakah ini bukan kebanggaan?!" Tambahnya.

Lebih lanjut Ayatullah Jawadi Amuli mengatakan: "Al-Qur'an yang mulia tidak pernah menyebutkan tentang suatu bangsa dengan cara seperti ini ﴿ لا تَزالُ تَطَّلِعُ عَلی خائِنَةٍ مِنهُم﴾ tetapi mengenai bangsa Yahudi, Allah Swt berfirman: "Wahai Nabi! Mereka berbeda dengan yang lain, mereka setiap hari merencanakan sesuatu, kamu harus waspada! Kita tidak memiliki bangsa seperti bangsa Yahudi ini, bangsa yang secara terang-terangan membuat dokumen palsu atas nama Nabi untuk dibebaskan dari membayar jizyah, tetapi setelah diteliti ternyata tanda tangan, saksi, dan dokumennya palsu. Bangsa ini yang membuat surat palsu atas nama Nabi dan sekarang pun para Zionis ini membunuh anak-anak dan orang-orang yang tidak bersalah, jelas bahwa mereka berbeda dengan yang lain!"

"Namun Iran yang perkasa dan Iran yang ilahi telah memadamkannya dan bahwa setelah operasi janji sejati yang pertama dan kedua, rakyat kita, baik pria maupun wanita dengan anak-anak mereka semua mengatakan dengan penuh keregasan bahwa mereka akan ikut serta dalam salat Jumat, bahkan dalam jumlah banyak dari kota-kota lain juga berusaha untuk hadir dalam shalat Jumat yang megah, apakah bukan hak rakyat ini untuk dihargai?" Tegasnya.

Ayatullah Jawadi mengatakan: "Kita harus menghargai rakyat ini, kita harus berterima kasih kepada mereka, kita harus mendoakan mereka, kita harus melayani mereka, kita harus memberikan kepada rakyat ini pemerintah dan para pejabat yang memiliki dua sifat "kuat" dan "amanah", mereka yang memiliki tanggung jawab harus bersih, tidak korupsi dan tidak memiliki masalah keuangan yang besar, menyelesaikan masalah rakyat dan menghargai mereka; kita juga berdoa agar Allah Yang Maha Agung memberikan kebaikan, keselamatan, kebahagiaan, dan kehormatan dunia dan akhirat kepada bangsa ini."